18 PTN Penerimaan Peserta SNMPTN 2022 Terbanyak, UnBraw Peringkat 1

PTN Penerimaan Peserta SNMPTN Terbanyak – Sebanyak 120.643 mahasiswa resmi dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Ada 20 PTN yang paling banyak menerima mahasiswa dalam jalur undangan ini.

Ketua LTMPT Mochammad Ashari menjelaskan, sebanyak 20 PTN menerima peserta terbanyak dari jalur SNMPTN 2022. Rekor terbesar, kata dia, dipegang Universitas Brawijaya (UB) dengan menerima 3.445 mahasiswa. “Ini yang kami terima di SNMTPN yang akan kami umumkan nanti. Alokasinya 20% dari total jumlah mahasiswa baru di masing-masing universitas,” ujarnya saat Konferensi Pers Pengumuman Hasil Seleksi Jalur SNMPTN, masing-masing dipantau dari YouTube LTMPT, Selasa (29/3/2022).

Secara rinci, ada 109.276 peserta yang diterima melalui jalur SNMPTN 2022 pada pilihan pertama. Sementara itu, ada 11.367 pendaftar yang diterima melalui jalur SNMPTN 2022 pada pilihan kedua. Universitas Brawijaya merupakan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang paling banyak menerima calon peserta didik melalui seleksi SNMPTN 2022. Jumlahnya mencapai 3.445 orang. Kemudian Universitas Negeri Semarang dengan jumlah calon mahasiswa yang diterima melalui jalur SNMPTN 2022 sebanyak 3.083 orang. Kemudian, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyusul dengan jumlah calon mahasiswa yang diterima melalui jalur ini sebanyak 3.038 orang.

Berikut daftar lengkap 18 PTN dengan peserta SNMPTN 2022 terbanyak dikutip dari data LTMPT.

PTN Penerimaan Peserta SNMPTN Terbanyak Tahun 2022

  • 1. Universitas Brawijaya: 3.445
  • 2. Universitas Negeri Semarang : 3.083
  • 3. Universitas Pendidikan Indonesia: 3.038
  • 4. Universitas Lampung: 3.027
  • 5. Universitas Negeri Padang : 2.867
  • 6. Universitas Negeri Surabaya : 2.857
  • 7. Universitas Gadjah Mada: 2,690
  • 8. Universitas Negeri Makassar: 2.475
  • 9. Universitas Malikussaleh: 2.402
  • 10. Universitas Jember: 2.380
  • 11. Institut Teknologi Sumatera: 2,372
  • 12. Universitas Haluoleo: 2.283
  • 13. Universitas Udayana: 2.278
  • 14. Universitas Hasanuddin: 2.247
  • 15. Universitas Diponegoro: 2.219
  • 16. Institut Teknologi Bandung: 2.085
  • 17. Institut Pertanian Bogor: 2.041
  • 18. Universitas Sumatera Utara : 1985

4 Universitas Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia

Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia – Apakah anda tertarik untuk belajar di TV atau radio? Apakah anda ingin menjadi penulis kritis yang baik? Mungkin ingin menjadi perusahaan PR? Semuanya ada di Departemen Ilmu Komunikasi. Secara garis besar, departemen, yang biasanya dibagi menjadi beberapa konsentrasi program (misalnya, konsentrasi studi Periklanan akan berbeda dari Konsentrasi Studi Hubungan Masyarakat), berpegang pada fakta bahwa tidak dapat disangkal, manusia selalu menyampaikan informasi, dalam nuansa percakapan atau formal.

Daftar Universitas Jurusan Komunikasi Terbaik di Indonesia

berikut adalah 4 universitas yang memiliki jurusan Ilmu Komunikasi terbaik dan bisa menjadi kampus yang Anda pertimbangkan.

Universitas Indonesia

Peringkat Internasional 85

Universitas Indonesia atau UI menduduki peringkat pertama sebagai perguruan tinggi terbaik berdasarkan penilaian Jurusan Ilmu Komunikasi. Bertempat di Kota Depok, Jurusan Ilmu Komunikasi UI tergabung dalam Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dengan beragam program, mulai dari D-3 hingga pascasarjana.

Universitas Airlangga

Peringkat Internasional 401-600

Universitas berikutnya yang dapat Anda pertimbangkan adalah Universitas Airlangga atau Unair. Bukan tanpa alasan, Universitas Negeri ini telah berhasil mengembangkan kajian ilmu media ke tingkat nasional.

Universitas Brawijaya

Peringkat Internasional 301 – 400

Departemen Ilmu Komunikasi di universitas ini berhasil menduduki peringkat ketiga secara nasional. Pusat pendidikan terletak di Malang. Seiring dengan perguruan tinggi negeri lainnya, tersedia cukup kursi untuk calon mahasiswa Ilmu Komunikasi, yaitu sekitar 84 kursi dengan 2.673 pelamar pada tahun 2019.

Universitas Padjadjaran

Peringkat Internasional 201-300

Salah satu universitas yang memiliki Fakultas Ilmu Komunikasi sebagai fakultas tersendiri di tanah air adalah Universitas Padjadjaran, Bandung. Jurusan Ilmu Komunikasi merupakan salah satu program studi unggulan di Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

6 Universitas Jurusan Desain Grafis Terbaik di Indonesia

Jurusan Desain Grafis Terbaik di Indonesia – Di Indonesia memiliki banyak sekali universitas dengan jurusan desain grafis terbaik. Salah satunya bahkan masuk dalam daftar jurusan seni terbaik di dunia.

Jika ingin tahu apa saja universitas bagus yang memiliki jurusan desain grafis, jangan khawatir. Seriusan merekomendasikan khusus untuk Anda yang ingin melanjutkan studi sarjana atau mungkin melanjutkan gelar master di salah satu kampus di bawah ini.

1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Universitas pertama dengan jurusan desain grafis terbaik di Indonesia adalah Institut Teknologi Bandung (ITB).

Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB sendiri memiliki tiga jurusan, yaitu Seni Rupa, Desain, dan Sosioteknologi.

Jika Anda ingin menjadi seorang desainer grafis, Anda dapat mencoba masuk ke program studi Desain Komunikasi Visual di bawah Departemen Desain.

2. Institut Kesenian Jakarta (IKJ)

IKJ memiliki salah satu arsitektur seni rupa terbaik di Jakarta dan juga di Indonesia. Di universitas ini terdapat jurusan Desain Seni Rupa, Kerajinan Tangan, Desain Interior, Desain Produk, dan Komunikasi Visual (desain grafis).

Jurusan desain grafis (DKV) di IKJ sudah terakreditasi A lho.

Jadi, tidak perlu diragukan lagi materi perkuliahan dan juga lulusannya.

3. Universitas Trisakti

Universitas dengan jurusan desain grafis terbaik atau yang lebih dikenal dengan desain komunikasi visual, selanjutnya adalah Trisakti.

Dilansir dari situs resmi FSRD Trisakti, kampus ini membuka program pascasarjana desain pada 2009. Dengan fokus desain, program ini merupakan yang pertama di universitas swasta di Jakarta.

FSRD Trisakti sendiri telah terakreditasi dengan peringkat A yang menunjukkan kualitas program studi dan lulusannya sangat baik.

4. Universitas Pelita Harapan (UPH)

Program studi Desain Komunikasi Visual Universitas Pelita Harapan (UPH) sudah terakreditasi A lho. Anda dapat memilih untuk fokus pada desain grafis, animasi, atau sinematografi.

Untuk mendukung program pembelajaran, UPH menyediakan berbagai fasilitas seperti studio lukis, lab komputer, lab fotografi, dan masih banyak lagi.

5. Universitas Multimedia Nusantara (UMN)

Universitas Multimedia Nusantara (UMN) juga memiliki program studi Desain Komunikasi Visual, jurusan Desain Visual Brand dan Desain Interaksi.

Di kedua bagian, Anda benar-benar dapat menyelami desain grafis dengan lebih fokus, dan lulus dengan gelar S.D. atau gelar desain.

Program akreditasi studi kampus di wilayah Tangerang adalah A.

Informasi Lengkap Jurusan Fisioterapi Dan Universitasnya di Indonesia  

Jurusan Fisioterapi – Jika Anda tertarik untuk mempelajari anatomi tubuh manusia dan mendalami bidang akademik, Anda dapat memilih untuk kuliah S1 Fisioterapi di Indonesia. Fisioterapi adalah studi tentang anatomi tubuh, berurusan dengan otot, sendi, dan tulang. Kajian fisioterapi juga berkaitan dengan pergerakan tubuh manusia dan cara memperbaiki disfungsi bagian-bagian tubuh.

Fisioterapi juga merupakan salah satu bentuk terapi, menggunakan energi alam sekaligus alam untuk menyembuhkan pasien. Contohnya adalah penggunaan listrik, api, air, udara, dan media lain yang aman bagi tubuh manusia.

Pilihan S1 Fisioterapi di Indonesia

S1 Fisioterapi adalah program dimana Anda dapat belajar untuk merawat bagian tubuh yang bermasalah agar dapat berfungsi secara normal. Misalnya, ketika otot cedera saat kecelakaan, kursus ini dapat memperbaiki masalah disfungsi. Berikut informasi lengkap mengenai pilihan kampus fisioterapi di Indonesia:

  • Universitas Muhammadiyah Surakarta – Terakreditasi S1 Fisioterapi
  • Universitas Esa Unggul – B . Sarjana Fisioterapi Terakreditasi
  • Universitas Udayana – B . Sarjana Fisioterapi Terakreditasi
  • Institut Kesehatan Kedokteran Lubuk Pakam Deli Serdang – B .
  • Universitas Dhyana Pura – Sarjana Fisioterapi Terakreditasi C
  • Universitas Muhammadiyah Malang – Terakreditasi C S1 Fisioterapi
  • STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan – Terakreditasi S1 Fisioterapi C

Dalam fisioterapi, ada berbagai metode yang akan Anda pelajari. Pertama, yaitu kuratif atau pengobatan. Kedua, rehabilitasi atau perbaikan. Dan terakhir, pencegahan atau pencegahan. Fisioterapi merupakan salah satu cabang dari pendidikan khusus, yaitu bidang kesehatan dengan jurusan khusus dan program studi fisioterapi. Anggapan yang salah jika menganggap jurusan fisioterapi termasuk dalam bidang keperawatan dan kedokteran.

Departemen ini juga menawarkan banyak disiplin ilmu, termasuk pertolongan pertama, anatomi, epidemiologi medis, ilmu fisika, biostatistik, biologi, dan disiplin ilmu lainnya. Fisioterapi juga bukan jurusan pijat. Fokus pijat adalah untuk memberikan rasa nyaman, namun fisioterapi lebih fokus pada bagaimana mengembangkan fungsi tubuh sedini mungkin.

Prospek Pekerjaan Departemen Fisioterapi

Sekarang sudah tahu kan informasi program studi untuk Departemen Fisioterapi, termasuk kampus-kampus yang menyediakan gelar sarjana Fisioterapi di Indonesia. Jika Anda tertarik untuk mengambil jurusan kedokteran, Anda memiliki kesempatan untuk bekerja sebagai fisioterapis. Dunia medis yang terus berkembang memungkinkan fisioterapis untuk bekerja dalam berbagai prospek karir, termasuk dalam proses pemulihan serta dalam perawatan pasien.

Misalnya, Anda bisa menjadi terapis pijat yang sering dibutuhkan di klinik kesehatan atau salon. Tugas yang harus Anda lakukan sebagai terapis pijat adalah memijat atau membantu mengatasi masalah cedera pada kondisi kesehatan pasien.

Jika Anda menguasai bidang ini, maka Anda bisa mendapatkan gaji hingga 2 juta. Bahkan penghasilannya bisa lebih besar tergantung tempat Anda bekerja.

Selain itu, Anda juga bisa menjadi guru dan pelatih. Setelah lulus dari Sekolah Fisioterapi di Indonesia, Anda bisa menjadi trainer atau pengajar di bidang ini dengan memberikan pelatihan terapi.

Jenis profesi ini juga memberikan prospek pekerjaan yang cerah. Banyak hal yang bisa dipelajari untuk membantu sesama dengan gaji mulai dari 3 juta hingga 4 juta.

Prospek pekerjaan selanjutnya adalah fisioterapis manusia dan fisioterapis hewan. Jenis profesi ini berarti Anda akan memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien. Jika Anda memilih profesi fisioterapis veteriner, mereka dapat membantu merawat dan memulihkan hewan yang menderita sakit atau bahkan trauma karena cedera.

Dalam profesi fisioterapis hewan dan fisioterapis manusia, gaji terendah yang akan Anda terima adalah 3 juta. Itulah informasi lengkap mengenai daftar S1 Fisioterapis di Indonesia dan seperti apa prospek pekerjaan yang Anda miliki.

Penutupan

Bagi anda yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang perkuliahan, beasiswa, dan lain-lain, anda bisa mengunjungi website university123 karena akan banyak informasi menarik disana.

Jurusan Kurang Peminat di UI UGM ITB, Peluang Masuk Besar

Jurusan Kurang Peminat – Perguruan Tinggi Negeri (PTN) masih menjadi tujuan utama lulusan SMA yang ingin melanjutkan studi. Baik itu SNMPTN, SBMPTN, atau Seleksi Mandiri PTN, calon mahasiswa selalu diminati, sehingga memiliki tingkat keketatan yang tinggi. Calon mahasiswa yang ingin kuliah di PTN harus memiliki strategi yang jitu agar bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi negeri impiannya, seperti Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Gadjah Mada. (UGM).

Banyak calon mahasiswa yang gagal masuk PTN bukan karena tidak pintar, melainkan karena strategi yang tidak tepat dalam memilih program studi. Maka untuk itu, Anda harus mengetahui minat pribadi Anda sebelum mendaftar PTN. Anda harus jeli dalam mengenali kemampuan diri sendiri, dan membandingkannya dengan program studi dan PTN yang dipilih. Kemudian, asah kemampuan tersebut sambil mengamati tingkat ketatnya program studi tersebut. Selain harus menyesuaikan dengan bakat dan minat, jurusan kuliah yang kurang diminati juga bisa menjadi alternatif pilihan. Jika Anda mendaftar di jurusan perguruan tinggi yang umumnya kurang diminati siswa, maka peluang untuk lulus akan semakin besar.

Banyak calon mahasiswa yang gagal masuk PTN bukan karena tidak pintar, melainkan karena strategi yang tidak tepat dalam memilih program studi. Maka untuk itu, Anda harus mengetahui minat pribadi Anda sebelum mendaftar PTN. Anda harus jeli dalam mengenali kemampuan diri sendiri, dan membandingkannya dengan program studi dan PTN yang dipilih. Kemudian, asah kemampuan tersebut sambil mengamati tingkat ketatnya program studi tersebut. Selain harus menyesuaikan dengan bakat dan minat, jurusan kuliah yang kurang diminati juga bisa menjadi alternatif pilihan. Jika Anda mendaftar di jurusan perguruan tinggi yang umumnya kurang diminati siswa, maka peluang untuk lulus akan semakin besar.

Jurusan Kurang Peminat di Universitas Indonesia (UI)

Lalu apa saja jurusan Seleksi Mandiri SNMPTN-SBMPTN yang jarang diminati? Beberapa jurusan yang kurang dikenal ini ada di beberapa kampus ternama. Misalnya Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga Institut Teknologi Bandung (ITB). Jurusan yang Jarang Tertarik dengan UI Universitas Indonesia sendiri merupakan salah satu kampus yang diimpikan banyak orang. Lokasi di Depok dan memiliki banyak akses mudah ke semua fasilitas yang diperlukan. setidaknya ada 10 jurusan yang paling diminati di kampus ini.

  • 1. Geografi
  • 2. Fisika
  • 3. Ilmu Keperawatan
  • 4. Teknik Pengiriman
  • 5. Teknik Elektro
  • 6. Sastra Daerah untuk Sastra Jawa
  • 7. Sastra Rusia
  • 8. Filsafat
  • 9. Arkeologi
  • 10. Sejarah

Padahal, peluang kerja bagi lulusan jurusan tersebut sebenarnya terbuka lebar. Namun entah kenapa, para peminat juga sepi pada Seleksi SNMPTN-SBMPTN 2021 secara mandiri.

Jurusan Kurang Peminat di Institut Teknologi Bandung (ITB )

Jurusan yang Kurang Tertarik di ITB Kampus yang terletak di Bandung ini cukup terkenal dengan kualitas pendidikannya. Lingkungan kreatif dan etos kerja yang tinggi membuat budaya ITB begitu dikenal. Beberapa jurusan Seleksi Mandiri SNMPTN-SBMPTN yang jarang diminati antara lain:

  • 1. Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
  • 2. Jurusan di Fakultas MIPA
  • 3. Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati, Program Teknik
  • 4. Jurusan di Fakultas Seni Rupa dan Desain Kampus Cirebon

Meski terdengar familiar, keempat tujuan tersebut adalah SNMPTN-SBMPTN-Seleksi Mandiri yang jarang terjadi pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.

Jurusan Kurang Peminat di Universitas Gadjah Mada (UGM)

Jurusan yang Jarang Diminati di UGM Universitas Gadjah Mada sendiri, ada beberapa jurusan yang sebenarnya memiliki potensi lapangan kerja yang luas, namun peminatnya rendah. Berikut jurusan SNMPTN yang jarang dicari di UGM:

  • 1. Agroteknologi
  • 2. Agribisnis
  • 3. Peternakan
  • 4. Kehutanan
  • 5. Geografi Lingkungan
  • 6. Arkeologi
  • 7. Sejarah
  • 8. Sastra Jawa
  • 9. Sastra Prancis
  • 10. Sastra Jepang

Cukup banyak bukan? Siapa tahu tahun 2022 penerimaan mahasiswa baru, atau orang yang Anda kenal akan ingin masuk ke salah satu jurusan tersebut. Itulah informasi terkait jurusan SNMPTN-SBMPTN-Seleksi Mandiri yang jarang dicari di 3 universitas favorit. Semoga bisa menjadi wawasan baru dan bermanfaat, sehingga bisa digunakan untuk manfaat yang Anda miliki.

Memilih Sekolah yang Tepat, Bukan yang Terbaik

Sekolah adalah jembatan perubahan. Melalui pendidikan, anak akan belajar banyak hal. Bukan hanya perkara pengetahuan dan keterampilan, pendidikan juga akan berpengaruh pada pembentukan mindset (pola pikir) dan terciptanya networking. Secara langsung atau tidak, hal ini akan berpengaruh pada masa depan anak.

Menjelang tahun ajaran baru seperti saat ini, orangtua sibuk memilih sekolah buat anaknya. Setiap orangtua pasti memiliki keinginan untuk selalu memberikan yang terbaik buat anaknya, termasuk perkara pendidikan. Kita semua sepakat, pendidikan itu penting. Hanya saja memilih sekolah itu gampang-gampang susah.

Baca Juga : Sekolah Swasta atau Negeri? Mana yang Lebih Baik?

Di negara kita ada begitu banyak sekolah, dan tentu saja sekolah-sekolah itu memiliki kualitas yang berbeda-beda. Lihat saja dari sisi biaya, ada sekolah yang gratis, ada juga yang biayanya puluhan sampai ratusan juta. Dan bagi sebagian besar masyarakat, faktor biaya masih menjadi entry barrier dalam memilih sekolah.
Kita sama-sama paham, sekolah yang bagus itu cenderung mahal. Karena untuk membangun gedung yang megah dan menyediakan fasilitas super lengkap serta membayar guru-guru profesional dibutuhkan biaya yang tinggi. Konsekuensinya bagi sekolah swasta, biaya-biaya tersebut, sebagian atau sepenuhnya, harus ditanggung orangtua siswa.

Terkecoh

Orangtua sering terkecoh dengan kriteria sekolah terbaik. Sejauh ini, sekolah terbaik sering kali dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat akademis. Peringkat akreditasi. Lulusan yang berhasil lolos PTN. Atau berbagai prestasi akademis lainnya. Kita lupa, seharusnya yang menjadi indikator kualitas sekolah adalah sejauh mana ia mampu mengubah peserta didik menjadi lebih baik.

Harus ada perbedaan yang signifikan antara kondisi awal peserta didik (input) dan kondisi setelah mengikuti proses pendidikan (output). Kalau ada sekolah favorit, yang masuknya saja harus melalui seleksi yang ketat, rasanya biasa-biasa saja kalau kemudian siswa-siswinya berprestasi, alumninya lolos masuk ke berbagai PTN. Kan input-nya juga sudah berkualitas? Para guru tidak butuh effort yang besar.

Ada dua teori belajar yang paling banyak digunakan. Pertama, teori yang memandang bahwa pada dasarnya setiap anak memiliki potensi. Maka fungsi pendidikan memfasilitasi tumbuh kembang potensi tersebut dengan optimal. Teori kedua menekankan pada perubahan perilaku; kompetensi apa yang harus dimiliki siswa setelah menjalani serangkaian pendidikan. Kalau pada teori pertama guru berperan menuntun mengoptimalkan potensi anak, sedangkan pada teori kedua guru berperan mengisi. Keduanya baik, meski masing-masing tetap memiliki kekurangan dan kelebihan

Pendidikan dapat dianalogikan seperti kegiatan cocok tanam. Kalau bibitnya berasal dari varietas unggul, ditanam di tanah yang subur, kemudian ditangani petani profesional, kita bisa menebak, hasilnya akan optimal. Namun setiap tanaman memiliki karakteristik yang berbeda. Ada tanaman yang tumbuh subur ditempat kering, ada juga yang butuh banyak air. Ada tanaman yang cocok di dataran tinggi, ada yang justru butuh dataran rendah. Adanya perbedaan karakteristik meniscayakan perlakuan berbeda pula.

Begitupun dalam pendidikan. Keberhasilan pendidikan dipengaruhi tiga variabel, yakni anak didik, sekolah, dan guru. Setiap anak merupakan pribadi yang unik. Memiliki karakteristik, minat, dan bakat yang berbeda. Potensinya pun berbeda. Jangankan dengan teman sekelasnya, dengan saudara kandungnya saja berbeda. Kalau kita merujuk pada teori multiple intelegence (kecerdasan majemuk), setiap anak pada dasarnya cerdas. Setidaknya ia memiliki satu dari delapan kecerdasan.

Sekolah dalam artian lingkungan maupun sistem harus mampu menjadi ekosistem yang subur untuk tumbuh kembang potensi anak. Tidak ada diskriminasi terhadap kecerdasan. Selanjutnya, bisa jadi ini merupakan faktor terpenting, adalah guru. Peran guru sangat penting karena ia adalah ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan anak. Guru perlu menyadari sepenuhnya bahwa profesinya berbeda dengan profesi lain. Bahwa dalam pendidikan anak adalah objek sekaligus subjek.

Apapun pendekatan belajar yang digunakan, keberhasilan pendidikan dimulai dari kejelian guru dan orangtua dalam mengenal potensi anak. Potensi yang berbeda akan menuntut treatment yang berbeda. Perlakuan yang tepat akan membuat potensi anak tumbuh dan berkembang. Karena anak lebih antusias dan gembira dalam mengikuti pembelajaran. Di tangan guru kreatif kekurangan fasilitas akan mudah diatasi.

Sesuai Potensi

Saya teringat film yang sangat inspiratif, Beyond the Blackboard. Film yang dirilis pada 2011 ini diangkat dari kisah nyata Stacey Bess. Menceritakan tentang perjuangan ketulusan seorang wanita yang direkrut menjadi guru di tempat penampungan warga Amerika yang homeless. Situasi sekolah yang sama sekali tidak ideal. Tidak ada fasilitas untuk belajar. Anak-anak yang juga sangat liar. Namun dengan ketulusannya dan dedikasinya ia membenahi sendiri tempat tersebut dengan apapun yang ia punya. Ia bisa mengambil hati satu per satu anak maupun orangtua. Perlahan ia mengubah segalanya.

Sekolah yang tepat adalah sekolah yang paling sesuai dengan karakteristik dan potensi anak. Bisa jadi ia tidak memiliki julukan sekolah terbaik atau favorit. Ia hanya sekolah dengan bangunan sederhana yang berdiri di pinggir kota. Namun dengan guru-guru yang penuh ketulusan dan dedikasi, ia mampu menggali dan memfasilitasi tumbuh kembang potensi anak. Sekolah yang mampu menghadirkan pendidikan esensial, bukan eksistensial.