Sekolah Swasta atau Negeri? Mana yang Lebih Baik?

Bicara mengenai sekolah swasta ataupun negeri selalu menjadi topik yang menarik sejak lama. Tentu saja mau dimana pun selalu ada plus dan minus nya.

Dilema ini sering dialami juga oleh setiap orang tua yang ingin menyekolahkan anak-anaknya. Perbedaan yang paling terlihat adalah dari segi biaya tentunya.

Namun, bagaimana dari segi fasilitas, pertemanan, kualitas mengajar, dll? Belum tentu loh swasta dengan segala fasilitasnya lebih baik. Begitupun sebaliknya, belum tentu juga sekolah negeri lebih baik dari swasta. Kita bedah satu-satu yuk keunggulan dan kekurangan dari masing-masing sekolah!

1. Fasilitas Sekolah

Jika dilihat dari fasilitas, sekolah swasta jauh lebih unggul karena didukung dengan biaya yang lebih besar. Dari bangku, papan tulis, LCD projector, dan fasilitas olahraga, sekolah swasta memiliki fasilitas yang lebih lengkap.

Banyak pula sekolah swasta yang memiliki fasilitas kolam renang dan lapangan dari beberapa cabang olahraga. Bagaimana dengan fasilitas di sekolah negeri? Kebanyakan sekolah negeri hanya memiliki satu lapangan yang multifungsi.

Lapangan sepak bola, basket, voli, dan sebagainya dapat dilakukan di satu lapangan tersebut. Biasanya juga kelas-kelas di sekolah negeri belum memiliki pendingin atau AC (Air Conditioner).

Tetapi keunggulannya adalah sejak program mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sekolah negeri saat ini bebas dari biaya semester atau gratis.

2. Jumlah Siswa

Jumlah siswa sekolah negeri dan swasta jelas terlihat. Saat ini peminat dari sekolah negeri pun lebih banyak dari swasta, sehingga jumlah siswa dan kelas yang ada di sekolah negeri lebih banyak.

Sekolah swasta biasanya membatasi jumlah siswa dan kebanyakan hanya dua puluh siswa dalam satu kelas. Hal ini diharapkan para siswa dan siswi akan lebih fokus jika jumlah siswa di dalam kelas lebih sedikit, dan juga membuat para guru lebih memahami karakter dari murid-muridnya.

Siswa siswi di sekolah negeri pun juga lebih beragam dan dari berbagai kalangan. Sedangkan sekolah swasta karena biaya yang lebih mahal terkadang hanya diminati oleh kalangan menengah ke atas. Sehingga para siswa di sekolah negeri akan meningkatkan rasa toleransi dan juga cocok untuk anak-anak yang ingin memperbanyak teman.

3. Cara Pengajaran

Berbeda dari sekolah negeri, sekolah swasta biasanya memiliki kurikulum yang diatur oleh yayasan. Cara belajarnya pun lebih menggunakan sistem diskusi serta mengajak para siswa untuk menyuarakan pendapat dengan bebas.

Selain itu, para guru yang sudah mengenal kemampuan murid-muridnya kadang membuat kelompok untuk para siswa saling mengajari satu sama lain. Kekurangannya adalah motivasi untuk belajar mandiri di sekolah swasta kadang tidak setinggi siswa di sekolah negeri.

Sedangkan di sekolah negeri, kurikulum yang digunakan adalah dari pemerintah dan mengacu pada sistem pendidikan nasional. Karena muridnya lebih banyak, guru kadang hanya menjelaskan suatu materi di papan tulis dan tidak terlalu mengenal para siswa.

Hal ini menuntut siswa untuk lebih mandiri dalam belajar. Terkadang juga banyak siswa sekolah negeri yang mengambil kursus atau les di luar jam belajar di sekolah untuk lebih memahami materi dan mengejar ketertinggalan.

Itulah beberapa perbedaan sekolah swasta dan negeri yang memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Untuk itu sebelum memilih sekolah, para orang tua sebaiknya mencari tau lebih dalam dan mengenal karakter anak, sehingga mengetahui apa yang tepat untuk anak-anaknya.

Tetapi dimanapun kita belajar, semuanya kembali pada diri kita sendiri. Tidak ada yang berbeda jika ada kesadaran dalam diri untuk menambah wawasan dan memperdalam kemampuan kita.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.